
Jika
berbicara mengenai karakter, akan sangat dekat sekali dengan kecocokan
atau ketidakcocokan seseorang dengan orang lainnya... memaksakan orang
lain memahami karakter kita tanpa timbal balik untuk memahami orang lain
sama saja dengan menebar garam di lautan, yang berarti, sia-sia.
Sungguh sangat indah jika kita dapat saling memahami dan melengkapi,
karena Allah menciptakan perbedaan sebagai suatu keniscayaan dan menguji
kita untuk runtuh karenanya atau kokoh dengan memanfaatkannya.
Harmonisasi hubungan dalam komunitas sosial adalah sesuatu yang sangat
diharapkan. Seperti halnya musik, harmoni tidak akan tercipta jika
pemain terus menggunakan satu nada saja, artinya, sinkronisasi dari
nada-nada yang ada menciptakan melodi yang harmoni, dengan memperhatikan
kolaborasi nada yang digabungkan. Dengan sedikit sentuhan dan
pemahaman, perbedaan tidak hanya akan seindah pelangi yang dapat
dilihat, tetapi juga seindah melodi yang mampu didengar.
Kali ini,
untuk memudahkan, akan dirangkum empat karakter yang dirumuskan oleh
FLORENCE LITTAUER dalam bukunya Personality Plus dan dikemas dengan gaya
penyampaian saya, agar kita semua dapat saling mengisi kekosongan, dan
memahami perbedaan.