Selasa, 17 Desember 2013

Empat Kepribadian

 
Jika berbicara mengenai karakter, akan sangat dekat sekali dengan kecocokan atau ketidakcocokan seseorang dengan orang lainnya... memaksakan orang lain memahami karakter kita tanpa timbal balik untuk memahami orang lain sama saja dengan menebar garam di lautan, yang berarti, sia-sia.

Sungguh sangat indah jika kita dapat saling memahami dan melengkapi, karena Allah menciptakan perbedaan sebagai suatu keniscayaan dan menguji kita untuk runtuh karenanya atau kokoh dengan memanfaatkannya.

Harmonisasi hubungan dalam komunitas sosial adalah sesuatu yang sangat diharapkan. Seperti halnya musik, harmoni tidak akan tercipta jika pemain terus menggunakan satu nada saja, artinya, sinkronisasi dari nada-nada yang ada menciptakan melodi yang harmoni, dengan memperhatikan kolaborasi nada yang digabungkan. Dengan sedikit sentuhan dan pemahaman, perbedaan tidak hanya akan seindah pelangi yang dapat dilihat, tetapi juga seindah melodi yang mampu didengar.
Kali ini, untuk memudahkan, akan dirangkum empat karakter yang dirumuskan oleh FLORENCE LITTAUER dalam bukunya Personality Plus dan dikemas dengan gaya penyampaian saya, agar kita semua dapat saling mengisi kekosongan, dan memahami perbedaan.