Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Maret 2014

Surah al-Kautsar

 

Surah ini adalah surah yang paling pendek dalam Al Qur'an, hanya mengandungi 3 ayat dan diturunkan di
Makkah dan berasal dari sungai di Surga. Kolam sungai ini diperbuat dari pada batu permata yang indah dan cantik.

Rasanya lebih manis dari pada madu,
warnanya pula lebih putih dari pada susu dan lebih wangi dari pada kasturi.

Surah ini disifatkan sebagai surah
penghibur hati Nabi Muhammad SAW, karena diturunkan ketika baginda bersedih atas kematian 2 orang yang dikasihinya, yaitu anak lelakinya Ibrahim dan bapak saudaranya Abu Thalib.

Berbagai khasiat terkandung di dalam
surah ini dan boleh kita amalkan, diantaranya ialah:

1. Ketika hujan, bacalah surah ini dan
berdo'a. Insya Allah, do'a kita dikabulkan
oleh Allah SWT.

2. Ketika kita kehausan dan tiada air,
bacalah surah ini dan gosok di leher. Insya Allah hilangkan rasa dahaga.

3. Ketika kita sering sakit mata, seperti
berair, gatal, bengkak.
Sapukan air tawar yang sudah dibacakan surah ini sebanyak 10x pada mata.

4. Ketika rumah dipercayai terkena sihir, bacalah surah ini
10x. Insya Allah, Allah SWT memberi ilham kepada kita dimana letaknya sihir itu.

5. Jika kita membaca surah ini 1.000x.
Insya Allah rezeki kita akan bertambah.

6. Jika kita rajin membaca surah ini. Insya Allah hati kita akan menjadi lembut dan khusyuk ketika menunaikan shalat.

7. Jika ada orang teraniaya dan terpenjara, bacalah surah ini sebanyak 71x. Insya Allah, Allah SWT akan memberikan bantuan kepadanya karena
dia tidak bersalah tetapi dizhalimi.

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin...

Wallohu a'lam bish-showaab...



Rabu, 12 Maret 2014

Creative Mom

Adalah Samantha Lee seorang ibu rumah tangga asal Malaysia.

Pada 2008, Samantha Lee sedang hamil anak kedua dan ia bertekad membuat anak pertama bersemangat untuk makan tanpa disuapi. Caranya? Dengan mengubah makanan menjadi karya seni. Samantha tak pernah ikut kelas masak sebelumnya dan hanya ibu rumah tangga biasa.

Samantha kini menciptakan karakter yang bisa dimakan oleh dua orang anaknya.

"Aku beruntung dan bersyukur sekali bahwa karyaku selalu membuat putri sulungku kagum, dan ini membuatnya selalu menunggu-nunggu waktu makan berikutnya. Kini ia punya adik perempuan yang kadang berdebat dengannya tentang tokoh mana yang harus mereka makan untuk makan siang nanti. Waktu makan mereka jadi jauh lebih menyenangkan," tulisnya. 

Samantha bersedia memberi tutorial karya kulinernya lewat halaman Facebook-nya.

"Gunting, pisau, dan tusuk gigi adalah perkakas utamaku. Aku suka membuat sesuatu yang praktis dan bisa diikuti semua orang dengan mudah," tulisnya.
Namun Samantha juga tak melupakan fakta bahwa meski kreasinya cantik dilihat, yang lebih penting adalah rasanya. "Aku kini paham bahwa makanan untuk anak-anak tak hanya bisa terlihat dekoratif, tapi rasanya juga harus seenak penampilannya." 

Ini adalah salah satu karya kreatif Samantha.

Tweety bird!
  


Ingredients: 
- Omelette
- Cheese
- Zucchini
- Nori
- Cherry tomato 

Oh, I wanna be a creative mom like her. 

Sumber:  Yahoo 

Rabu, 12 Februari 2014

Membaca Surah al-Mulk Sebelum Tidur

( KAJIAN ) SURAH AL-MULK PENGHALANG SIKSA KUBUR

Salah satu surah yang memiliki kekhususan tersebut adalah sebuah surah yang berisi 30 ayat. Allah menurunkan surah tersebut di hati Muhammad sebelum beliau hijrah ke Madinah. Surah Mekah ini berisi tentang persoalan akidah, hujah orang kafir, perdebatan orang musyrik, keadaan penduduk surga dan kenikmatan yang ada di dalamnya, serta keadaan penduduk neraka dan azab yang ada di dalamnya.

Rasulullah saw. telah memberitahukan bahwa surah yang diberkahi ini merupakan pencegah, penjaga, penyelamat, dan pemberi syafa'at. Ia akan memberikan syafaat kepada pemilik(pembaca)nya, menyelamatkan dari azab kubur, dan membelanya didepan Rab-Nya Azza Wa Jalla pada hari kiamat kelak.

Surah agung itu adalah surah al-Mulk. Rasulullah saw. bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan pemilik sunan yang empat, dari Abu Hurairah: "Sesungguhnya surah yang berisi tiga puluh ayat ini akan memintakan syafaat bagi pemiliknya maka dia pun diberi ampunan."

Dari Ibnu Abbas berkata, seorang laki-laki mendirikan kemah diatas kuburan yang tidak disadarinya. Lalu ia mendengar suara manusia tengah membaca surah al-Mulk hingga selesai. Lalu ia mendatangi Rasulullah saw. dan menceritakan kejadiannya: "Wahai Rasulullah, aku mendirikan kemah diatas sebuah kuburan, tapi saya tidak menyadari kalau itu adalah kuburan. Lalu saya mendengar suara seseorang tengah membaca surah al-Mulk hingga selesai. Rasulullah saw. bersabda, "Itu adalah penghalang yang akan menyelamatkan pemiliknya dari azab kubur." (HR Tirmidzi).

Dari Jabir bin Abdillah berkata, "Rasululullah tidak tidur pada malam hari sehingga dia membaca (Alif Laam Miim, Tanzil) dan (Tabaaraka Biyadihil Mulku)." (HR Tirmidzi).

Adalah Ibnu Abbas r.a. memberi pengajaran kepada seseorang dengan bertanya, "Maukah engkau aku hadiahi sebuah hadis?" Laki-laki tersebut menjawab, "Ya," Ibnu Abbas berkata, "Bacalah (tabaarakalladzi biyadihil mulku) dan ajarkanlah kepada keluargamu, semua anak-anakmu, bayi-bayimu, dan tetanggamu. Karena, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda:"Aku suka kalau surah itu berada dalam hati setiap orang dari umatku."

Inilah surah yang diberkahi yang semestinya kita selalu membacanya. Kita lantunkan dengan lesan, kita perhatikan dengan hati dan kita ajarkan kepada anak-anak dan istri kita. Marilah kita baca surah tersebut pada setiap malam. Mudah-mudahan Allah Azza wa Jalla memberikan syafaatnya kepada kita lalu kita akan diselamatkan dari azab kubur dan kedahsyatan hari kiamat.

Inilah surah yang diberkahi, wahai kaum muslimin rakhimakumullah. Surah yang berjalan sebagai surah makki dalam memberikan penjelasan tentang qudrah Allah Azza wa Jalla, berbicara tentang kebesaran-Nya dan menetapkan kenabian Muhammad saw. Surah ini dimulai dengan pujian kepada Allah Azza wa Jalla.

Tabaarakalladzii biyadihil mulku wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir (Maha Suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).

Biyadihil mulku (Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan).

Artinya, Allah memiliki kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Dialah pemilik penciptaan dan perintah. Dialah yang memberi makan dan bukan yang diberi makan. Yang memberi balasan bukan yang diberi balasan; Maha Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi sangat kokoh. Ditangan-Nyalah kerajaan setiap sesuatu. Pencipta segala sesuatu. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sesuatu pun yang ada di langit dan di bumi yang dapat melemahkannya. Apabila Ia menghendaki sesuatu, ia berkata, "Kun" (jadilah), maka terjadilah.


Sumber: Yusuf Mansur Network



Cheese Cake Strawberry

Resep Cheese Cake Strawberry


Cara membuatnya tidak rumit dan hasilnya mampu memikat yang melihat untuk segera menyantap.

Bahan:

Bahan alas:
300 gr cake cokelat, hancurkan


Bahan cheese cake:
200 gr cream cheese
200 gr whipping cream kocok
3 sendok makan gelatin, larutkan dengan 5 sendok makan air hangat
150 gr gula pasir
100 gr stroberi, cincang halus
50 gr selai stroberi

Taburan:
100 gr stroberi, iris tipis

Caranya:
  1. Siapkan cetakan bulat atau ring cutter diameter 5 cm, lapisi bagian dalamnya dengan plastik mika, sisihkan.
  2. Cetak cake dengan ring cutter diameter 5 cm, lapisi bagian dalamnya dengan plastik mika, sisihkan. 
  3. Kocok cream cheese dan gula pasir hingga lembut. Tambahkan whipping cream dan larutan gelatin, aduk rata kembali. 
  4. Masukkan selai stroberi dan cincangan stroberi segar, aduk rata kembali. 
  5. Masukkan adonan cream cheese di atas adonan cake hingga penuh, simpan dalam freezer hingga beku. 
  6. Keluarkan cheese cake dari cetakan, sajikan selagi dingin.

Bintang Online – Rab, 12 Feb 2014 06:00 WIB

Kamis, 06 Februari 2014

Enam Khasiat Cokelat untuk Tubuh

Apakah Anda termasuk penggemar cokelat? Jika iya, jenis cokelat apa yang menjadi favorit Anda? Apakah cokelat susu ataukah cokelat hitam?

Beberapa orang menghindari konsumsi cokelat karena takut mengalami kegemukan. Padahal tidak semua jenis cokelat menyebabkan gemuk, contohnya cokelat hitam. Walaupun rasanya lebih pahit daripada cokelat susu, namun ternyata keunggulan cokelat hitam jauh lebih banyak. Cokelat hitam justru akan menurunkan kadar asam lemak dalam darah Anda. Selain itu, cokelat hitam juga akan menurunkan kadar kolesterol jahat Anda dan menaikkan kadar kolesterol baik Anda.

Menurut penelitian, cokelat mempunyai beberapa manfaat bagi kesehatan, di antaranya:
  1. Mencegah stroke
    Orang yang mengkonsumsi cokelat 1,8 ons per minggu terbukti risiko terkena stroke lebih rendah 17% daripada orang yang mengkonsumsi cokelat hanya 0,4 ons per minggu.
  2. Menurunkan tekanan darah
    Penelitian mengungkapkan, mengkonsumsi cokelat hitam hingga 3,5 ons perhari dapat menurunkan tekanan darah hingga 2.77/2.20 mmHg.
  3. Meningkatkan mood
    Mengkonsumsi cokelat juga terbukti dapat merangsang pengeluaran zat kimia di otak bernama dopamine yang berperan dalam menaikkan mood seseorang.
  4. Mengurangi kegemukan
    Cokelat susu yang sudah mendapatkan tambahan gula dan asam lemak memang cenderung meningkatkan lemak tubuh sehingga menyebabkan kegemukan, namun beda halnya dengan mengkonsumsi cokelat hitam karena justru akan mengurangi kadar lemak dalam darah.
  5. Mengurangi risiko terkena serangan jantung
    Berbagai penelitian telah mengungkapkan bahwa mengkonsumsi cokelat 1-3 kali setiap bulannya dapat menurunkan risiko gagal jantung sebanyak 26%, dan mengkonsumsi cokelat 1-2 kali per minggu dapat menurunkan risiko gagal jantung sebanyak 32%.
  6. Sebagai anti-oksidan
    Cokelat mengandung zat bernama flavanol yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-peradangan. Penambahan gula dan lemak pada produk-produk cokelat seperti permen dapat mengurangi manfaat cokelat tersebut, sehingga yang lebih baik dikonsumsi adalah cokelat hitam.
Kini Anda sudah mengetahui sekian banyak manfaat cokelat bagi kesehatan tubuh manusia, kini Anda tidak perlu ragu untuk mengkonsumsi cokelat yang manis nan lezat.




Minggu, 12 Januari 2014

Maulid Nabi Muhammad Saw. 12 Rabi'ul 1435 Hijriyah

Rasulullah saw dilahirkan pada hari Senin,12 Robi'ul awal 571 M. Pada hari kelahiran Beliau, telah timbul 7 Mu'jizat. Yaitu;
1. Setiap wanita yang mengandung, akan merasakan susah payah dari kandungannya itu, sedangkan ibunda Rasulullah saw sama sekali tidak merasakan hal tersebut.

2. Tiap-tiap wanita yang akan melahirkan merasakan rasa sakit (makhoodl), dan itu tidak dirasakan oleh ibunda Rasulullah saw sama sekali.

3. Setelah Rasulullah saw dipisahkan dari Ibunya sehabis di lahirkan, maka Beliau langsung sujud kehadirat Allah Ta'ala, seraya mengatakan; "Ummatku, ummatku!"

4. Rasulullah saw lahir dalam keadaan sudah dikhitan.

5. Setan-setan dilarang naik ke langit, ketika Rasulullah saw dilahirkan. Padahal sebelumnya setan-setan itu dapat naik turun ke langit untuk mendengarkan percakapan-percakapan yang dilakukan para malaikat.

Ketika mereka dilarang naik ke langit, maka mereka berkumpul pada Iblis alaihilla'nah (raja setan), mereka berkata;
"Dahulu kami bisa naik ke langit, tetapi hari ini kami telah di larang untuk naik"
Iblis menjawab;
"Menyebarlah kalian di muka bumi, dari barat sampai timur, dan perhatikan dengan seksama apa yang sebenarnya telah terjadi!"

Mereka lalu menyebar. Setelah mengeliling bumi dari timur ke barat, sampailah mereka ke kota Mekah. Disana tampak oleh mereka Nabi kita sedang dikelilingi para malaikat, dan memancar cahaya dari dirinya hingga mencuat ke langit, sedangkan para malaikat-malaikat itu saling memberi ucapan selamat satu dengan yang lain.

Kemudian setan-setan itu kembali menghadap Iblis, sambil menceritakan semua apa yang telah mereka saksikan itu.
Maka Iblis pun berteriak dengan suara yang sangat keras;
"Aaaaah, telah keluar “ayatul 'alam” dan rahmat bagi bani Adam, karena itulah kalian telah dicegah untuk naik ke langit, tempat pandangannya dan pandangan umatnya!!"

Apabila setan-setan itu tidak mendapatkan suatu upaya untuk naik ke langit, karena langit itu sebagai tempat memandang bagi orang-orang beriman, betapa pula ia akan mendapatkan jalan memasuki hati, yang menjadi tempat pandangan Allah?!

Ka'bul Akhbar ra berkata; "Saya telah melihat di dalam Taurat bahwa Allah Ta'ala telah mengabarkan kepada Kaum Musa tentang saat keluarnya Muhammad saw;
“Sesungguhnya bintang tetap yang telah kamu ketahui itu, bila ia bergerak dari tempatnya menandakan bahwa Rasulullah saw telah keluar”
Ketika Rasulullah saw lahir, bintang itu pun bergerak dan pindah dari dari tempat asalnya. Maka orang-orang Yahudi itu semuanya mengetahui bahwa Rasul yang di beritakan Allah itu telah lahir ke dunia, namun mereka merahasiakan di sebabkan kedengkian mereka juga.

Allah juga telah mengabarkan kepada kaum Isa as di dalam kitab Injil;
“Bahwasanya apabila pohon kurma kering mengeluarkan daun-daunan, maka itu menandakan keluarnya Rasulullah ke dunia”
Ketika Rasulullah saw lahir, pohon kurma yang kering dan layu menjadi segar, berdaun dan berbuah. Melihat hal itu, orang-orang Nasrani itu pun mengetahui bahwa Rasul yang di janjikan Allah di dalam kitab Injil itu telah lahir ke dunia. Tetapi hal itu mereka rahasiakan, di sebabkan kedengkian mereka juga.

Di dalam kitab Zabur pun Allah mengabarkan;
“Apa bila mata air yang telah mereka kenal mengeluarkan air, maka tandanya Rasul yang dijanjikan kepada mereka itu telah muncul ke muka bumi”
Tepat ketika Rasulullah saw di lahirkan, mata air itu mengeluarkan air yang berlimpah. Mereka pun mengetahui akan hal itu, namun kedengkian mereka, berita itu mereka rahasiakan pula

6. Halimah, yaitu ibu susu Rasulullah saw, sebelum ia menyusukan Rasulullah saw salah satu susunya tidak mengeluarkan air susu, lalu tatkala ia menetekkan susunya ke mulut Rasulullah saw, ketika itu juga keluar air susunya dengan deras.

7. Ketika Rasulullah saw di lahirkan, terdengar suara tanpa rupa dari sudut-sudut Ka'bah;

Dari sudut pertama terdengar suara;
“Telah datang kebenaran (Islam) dan kebatilan (kekufuran) tidak akan kembali lagi.”
Dari sudut kedua terdengar suara;
“Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyanyang terhadap orang-orang Mu'min”
Dari sudut ketiga terdengar ucapan;
“Telah datang kepadamu cahaya (Nabi) dari Allah, dan kitab (Al-Qur'an) yang menerangkan”
Dari sudut keempat terdengar ucapan;
“Hai Nabi, sesungguhnya kami mengutusmu untuk menjadi saksi, dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, dan untuk menjadi penyeru kepada agama Allah dengan izinNya dan untuk menjadi cahaya yang menerangi.”
 
Sholluu 'alaa Muhammad...

Sumber: baca statusnya mbak Anjani :)


Selasa, 17 Desember 2013

Empat Kepribadian

 
Jika berbicara mengenai karakter, akan sangat dekat sekali dengan kecocokan atau ketidakcocokan seseorang dengan orang lainnya... memaksakan orang lain memahami karakter kita tanpa timbal balik untuk memahami orang lain sama saja dengan menebar garam di lautan, yang berarti, sia-sia.

Sungguh sangat indah jika kita dapat saling memahami dan melengkapi, karena Allah menciptakan perbedaan sebagai suatu keniscayaan dan menguji kita untuk runtuh karenanya atau kokoh dengan memanfaatkannya.

Harmonisasi hubungan dalam komunitas sosial adalah sesuatu yang sangat diharapkan. Seperti halnya musik, harmoni tidak akan tercipta jika pemain terus menggunakan satu nada saja, artinya, sinkronisasi dari nada-nada yang ada menciptakan melodi yang harmoni, dengan memperhatikan kolaborasi nada yang digabungkan. Dengan sedikit sentuhan dan pemahaman, perbedaan tidak hanya akan seindah pelangi yang dapat dilihat, tetapi juga seindah melodi yang mampu didengar.
Kali ini, untuk memudahkan, akan dirangkum empat karakter yang dirumuskan oleh FLORENCE LITTAUER dalam bukunya Personality Plus dan dikemas dengan gaya penyampaian saya, agar kita semua dapat saling mengisi kekosongan, dan memahami perbedaan.

Rabu, 04 Desember 2013

Resep Donat Madu Tabur Oreo

 Resep Donat Madu Tabur Oreo

Donat. Yuhuuu... Kenapa donat? I like donuts very much :D

Donat semacam ini sering kita lihat di gerai-gerai donat terkenal. Bagaimana kalau coba membuat sendiri?

Bahan:
500 gr tepung terigu
30 gr susu bubuk
100 gr gula pasir
5 sendok makan madu
100 gr margarin
11 gr ragi (yeast)
3 kuning telur
1/2 sendok teh garam
 250 ml air

Taburan:
100 gr butter cream
200 gr biskuit oreo, haluskan

Cara membuat:
1. Campur semua bahan, uleni hingga kalis. Bulatkan dan diamkan selama 30 menit.
2. Kempiskan adonan, potong dan timbang seberat 50 gr. Diamkan selama 15 menit.
3. Lubangi adonan, diamkan lagi selama 15 menit.
4. Goreng donat hingga matang. Angkat dan tiriskan.
5. Oles donat dengan butter cream, taburi oreo.

Hasil: 15 porsi

Selamat mencoba :D

Sumber: Yahoo

Sabtu, 30 November 2013

Akhir Nopember 2013

Sebelum Nopember ganti Desember, pengen berbagi beberapa pengetahuan.
Semoga bermanfaat buat saya dan juga bagi para pembaca.
Saya tidak akan akan menulisnya, hanya akan menyertakan link-nya.
Selamat membaca.





Semoga bermanfaat. :)

Salam.



Selasa, 29 Oktober 2013

Mengapa Cincin Diletakkan di Jari Manis?

Fakta Mengapa Cincin Diletakkan di Jari Manis? 


Pernikahan identik dengan cincin. Bahkan banyak sekali pasangan yang benar-benar memilih untuk cincin yang akan mereka kenakan di hari pernikahan mereka. Tahukah Anda, mengapa cincin nikah disematkan di jari manis? Padahal kan masih ada empat jari lainnya yang bukan tidak mungkin dijadikan tempat untuk diletakkannya cincin pernikahan. Diletakkannya cincin pernikahan di jari manis tentu ada filosofinya. Filosofi tentang penempatan cincin pernikahan itu tentunya juga sekaligus merupakan sebuah bentuk harapan terhadap hubungan pernikahan sebuah pasangan yang pastinya sangat baik. Akan tetapi, masih banyak sekali yang tidak mengetahui apa alasan sebenarnya jari manis dipilih sebagai tempat diletakkannya cincin pernikahan.

Untuk mengetahui alasan dipilihnya jari manis sebagai tempat diletakkannya cincin nikah, mari kita sama-sama melakukan sebuah percobaan yang sangat sederhana. Yang harus kita lakukan pertama kali adalah menempelkan kedua telapak tangan kita sehingga telapak tangan yang kiri bertemu dengan tepalak tangan yang kanan. Setelah kedua telapak tangan saling bertemu, tekuk jari tengah ke dalam sehingga hanya tinggal tersisa empat pasang jari yang ujungnya saling bertemu. Nah, mari kita mulai percobaannya. Dari keempat pasang jari yang ujungnya bertemu, julailah dengan membuka ibu jari. Ibu jari disini mewakili orangtua, secinta apapun kita terhadap kedua orang tua, suatu saat pasti akan berpisah. Mengapa demikian? Karena suatu hari nanti kita akan memiliki kehidupan sendiri dan akan berpisah dengan orang tua.

Setelah itu, tutup kembali kedua ibu jari kemudian cobalah untuk membuka kedua jari telunjuk yang masih saling bersentuhan kedua ujungnya. Jari telunjuk mewakili adik dan kakak. Sama halnya dengan orangtua, suatu hari kita juga akan berpisah dengan adik dan kakak kita. Bukan hanya kita yang akan memiliki kehidupan masing-masing, akan tetapi kakak dan adik kita pun akan memiliki kehidupan masing-masing, sehingga suatu saat kita akan berpisah dengan mereka. Kemudia tutup kembali kedua jari telunjuk dan coba membuka jari kelingking. Jari kelingking mewakili anak-anak kita. Sama halnya dengan oangtua dan adik kakak kita, suatu hari anak-anak kita akan pergi meninggalkan kita untuk menjalani kehidupan mereka masing-masing. Namun cobalah untuk membuka jari manis. Apa yang akan terjadi? Anda pasti akan merasa kesulitan memisahkan kedua jari tersebut, bukan? 

Jari manis mewakili pasangan suami dan istri. Pasangan suami dan istri akan selalu bersama dan melekat satu sama lain selama mereka hidup. Dengan diletakkannya cincin nikah di jari manis, sama saja sebuah harapan agar hubungan pernikahan tidak akan mudah untuk dipisahkan sampai ajal menjemput. 

Semoga bermanfaat.
Salam. :)

Minum Teh Setelah Makan? Sebaiknya Jangan Lagi Deh!

Minum Teh Setelah Makan Tidak Dianjurkan? 

Minum teh setelah makan bukan lagi hal asing di Indonesia. Apalagi jika Anda melihat iklan mengenai sebuah produk teh yang memunculkan slogan tidak lengkap makan tanpa minum produk teh tersebut. Akan tetapi jangan salah, sekalipun teh menyimpan sejuta manfaat untuk kesehatan kita, namun jika kita minum di waktu yang tidak tepat maka akan sia–sia pula nutrisi yang coba kita konsumsi.

Seperti dikutip dari health.liputan6.com, penelitian yang dilakukan oleh Cornell University dan the USDA’s Agricultural Research Service (ARS), Ithaca, New York, Amerika Serikat menyatakan bahwa kandungan tannin dan polifenol dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dalam saluran cerna. Minum teh dengan selang waktu yang cepat setelah makan jika dilakukan secara terus menerus bisa menyebabkan penyerapan zat besi dalam darah akan terganggu. Minum teh paling tidak sejam sebelum atau sesudah makan akan mengurangi daya serap sel darah terhadap zat besi 64 persen. Pengurangan daya serap akibat teh ini lebih tinggi daripada akibat sama yang ditimbulkan oleh konsumsi segelas kopi usai makan. Kopi hanya mengurangi daya serap 39 persen. Pada teh, daya serap zat besi itu diakibatkan oleh zat tanin.Tanin bisa mempengaruhi penyerapan zat besi dari makanan, terutama yang masuk kategori heme-non iron, misalnya padi-padian, sayur mayur dan kacang-kacangan. Disamping kandungan zat tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi, kandungan kafein didalam teh ternyata juga bisa menghambat penyerapan kalsium dan mineral didalam usus. Hal inilah yang dapat memicu anemia atau penyakit kurang darah.

Selain itu, minum teh setelah makan dapat mempengaruhi protein yang ada dalam makanan yang masuk ke saluran pencernaan. Sehingga dapat menyebabkan makanan menjadi keras dan sulit di cerna. Teh yang sangat kental juga memiliki sifat diuretik yang bisa menyebabkan dehidrasi. Disarankan untuk tidak langsung minum teh setelah makan. Setidaknya beri beri selang waktu setidaknya 2 jam setelah makan atau 2 jam sebelum makan untuk menghindari efek negatifnya bagi tubuh. 

Semoga bermanfaat.
Salam. :)

Jumat, 13 September 2013

5 Alasan Tak Perlu Lagi Sarapan Pagi

Senin, 26 Agustus 2013 10:00

 

Vemale.com - Sarapan pagi sering disebut-sebut sebagai yang paling penting sebagai bekal beraktivitas di pagi hari. Namun, belakangan ini, semakin banyak orang berpendapat bahwa sarapan pagi tak harus dijalani, bahkan mungkin boleh mulai ditinggalkan. Pendapat ini muncul justru dari para pakar yang belajar ilmu medis bertahun-tahun.
Salah satunya diungkapkan oleh Dr. John Berardi, co-founder Precision Nutrition, seperti dikutip dari Yahoo Shine. Menurutnya, terbukti bahwa banyak orang sering melewatkan makan pagi dan kondisi kesehatannya baik-baik saja, maka sebenarnya sarapan pagi itu tidak terlalu penting. "Sekitar 85% klien kami tidak makan sarapan pagi, dan memfokuskan asupan nutrisi lewat makanan di siang hari. Dan justru dengan kebiasaan ini, mereka hidup lebih sehat," ungkapnya.
Bahkan, yang ditemukan Berardi saat tidak melakukan sarapan pagi metabolisme tubuh juga tidak menurun, malahan berat badan bisa lebih dimaintain. Artinya, Anda yang punya problem berat badan dapat terbantu menurunkan berat badan.
Menurut Berardi, inilah lima alasan kuat untuk meninggalkan sarapan pagi:

Tak ada hubungannya dengan metabolisme
Kalau dahulu dikatakan metabolisme bisa lebih lambat karena tidak sarapan, maka hal tersebut mungkin hanyalah mitos belaka. Lewat penelitian, justru tidak ditemukan hubungan penurunan metabolisme dengan tidak sarapan pagi. Sebenarnya, jumlah kalori harianlah yang jauh lebih menentukan metabolisme tubuh.

Menata porsi makan
Tidak sarapan pagi membuat Anda jadi kenyang lebih lama, sehingga Anda tidak makan berlebihan. Secara otomatis, porsi makanpun berkurang. Disarankan pula agar Anda mengatur waktu makan, sehingga berat badan bisa diturunkan dan dijaga.

Menurunkan asupan karbohidrat harian
Kebanyakan dari kita justru mengonsumsi karbohidrat berlebihan setiap harinya. Yang apabila dijumlahkan, setiap hari konsumsi kalori dan karbohidrat melebih batas kebutuhan tubuh. Dengan tidak sarapan pagi, jumlah karbohidrat dan kalori yang masuk ke dalam tubuh akan berkurang dan bisa disesuaikan dengan yang Anda butuhkan.

Meningkatkan jumlah growth hormone
Ketika Anda tidak sarapan pagi, secara otomatis kadar insulin di dalam darah akan berkurang. Sensitivitas tubuh meningkatkan insulin akan terlatih sehingga kadar gula dalam darah bisa dikendalikan. Di waktu yang sama, tubuh akan memproduksi growth hormone, yang digunakan untuk regenerasi sel-sel tubuh serta membakar lemak di dalam tubuh.

Mendengarkan kebutuhan tubuh
Bangun di pagi hari dan dipaksa mengonsumsi segelas susu, sepiring roti atau justru sepiring nasi goreng terkadang membuat Anda mual dan rasanya tidak nyaman. Karena terpaksa dan hanya kebiasaan, Anda jadi tidak tahu apakah sebenarnya tubuh benar-benar membutuhkan asupan tersebut, atau hanya karena terpaksa?
Untuk itu, dengarkan kebutuhan tubuh Anda. Tinggalkan sarapan pagi dan konsumsi apa yang memang tubuh butuhkan. Mungkin segelas jus buah di pagi hari bisa lebih membantu menyegarkan hari Anda. (vem/bee)
 
Sumber: Vemale.com

Semoga bermanfaat :)



Jumat, 02 Agustus 2013

Lebaran dan Hal-hal Baru

Banyak dari kita yang belum memahami makna bulan Ramadhan dan hari lebaran. Masih sering dijumpai adanya pendapat bahwa lebaran identik dengan materi yang baru. Rumah dicat baru, bajunya baru, sepatunya baru, perabotnya baru, uangnya baru dan lain sebagainya. Ramainya pasar dan pusat-pusat perbelanjaan pada bulan Ramadhan adalah salah satu buktinya.
Memiliki baju baru, sepatu atau sandal baru, rumah dilengkapi perabotan baru bukan sesuatu hal yang salah asalkan tidak berlebihan.
Apa maknanya berlebihan?
Berlebihan adalah jika masih banyak baju bagus yang terlipat dilemari, dibela-belain memborong yang baru.
Berlebihan adalah ketika dana yang sebenarnya cukup hanya untuk beli nasi dan lauk sederhana, akhirnya harus hutang ke tetangga atau ke bank untuk bisa menikmati makanan yang terbilang mahal bagi kantongnya di hari raya.
Berlebihan adalah ketika tenaga yang digunakan selama bulan Ramadhan hanya cukup untuk kerja yang ringan-ringan karena (seharusnya) puasa, terpaksa melakukan pekerjaan berat dan memilih tidak puasa. Pekerjaan berat dilakukan untuk kejar target demi bisa membelikan baju baru anak-anaknya di hari raya, menikmati makanan enak dan sebagainya.
Ironis sekali. Berlelah-lelah di bulan Ramadhan sampai meninggalkan puasa hanya agar kebutuhan materi di hari raya bisa terpenuhi.
Manajeman Waktu dan Tenaga
Untuk para pekerja yang menuntut aktifitas fisik yang prima dalam aktifitasnya, seharusnya harus bisa mengatur aktifitasnya agar selama Ramadhan puasanya tidak terganggu.
Kalau perlu, selama diluar Ramadhan, dilakukan pengetatan pengeluaran agar bisa menabung sehingga pas bulan Ramadhan, kerjanya tidak terlalu ngoyo karena sudah ada persediaan untuk hari raya. Dengan bersikap tidak ngoyo dalam bekerja selama bulan Ramadhan, semakin besar peluang untuk memperbaiki dan memperbanyak ibadah. Jika sebelum Ramadhan, baca Qurannya setiap hari hanya satu lembar, maka di bulan Ramadhan meningkat jadi satu juz perharinya. Sehingga selama bulan Ramadhan bisa khatam Al-Quran satu kali.
Kalau selama Bulan Ramadhan aktifitasnya tidak diatur dengan baik, tidak ada manajemen waktu dan tenaga, bisa-bisa Ramadhan berlalu begitu saja tanpa ada kesan mendalam terhadapnya.
Padahal, kembali lagi pada keutamaan Bulan Ramadhan, bahwa hanya di bulan ini setiap ibadah pahalanya dilipatgandakan sampai 70 kali.
Bekerja mencari nafkah memang bagian dari ibadah, tapi jangan sampai tidak puasa. Karena terlalu berlebihan dalam bekerja sampai-sampai meninggalkan ibadah wajibnya yakni puasa, bukannya berpahala tapi justru menimbulkan dosa. Sangat disayangkan, banyak orang bekerja keras selama bulan Ramadhan sampai meremehkan puasa, salah satunya karena adanya keinginan untuk berpesta di hari raya.
Padahal seperti katanya Dhea Ananda, pada hari raya yang penting bukan pestanya, bukan pada makanan yang enak-enak, baju baru dan lain sebagainya, yang penting adalah momen bermaaf-maafannya.
Jika memang ada dana dan ternyata koleksi baju yang cukup bagus masih banyak, dana yang ada bisa dialokasikan untuk diberikan kepada yang lain yang lebih membutuhkan. Banyak orang lain yang karena sempitnya kondisi ekonomi sampai tidak berpikir baju baru apa yang akan dikenakan di hari raya. Jangankan berpikir tentang baju baru, untuk kebutuhan makan saja masih kekurangan.
Jadi, lebaran harus baju barukah? Tidak harus. Buat apa baju baru kalau ternyata kita tidak memperbarui hati dan perilaku kita menjadi lebih baik. 

Selamat berhari raya dengan kondisi apa adanya.
Sumber


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 Hijriyah
Mohon Maaf Lahir Batin :)



Mengharap Lailatul Qadar

Ada malam dari 9 malam terakhir bulan Ramadhan yang Allah Ta'ala berikan keistimewaan. Tak ada malam yang lebih baik daripada malam itu. Inilah malam yang penuh barakah dan kesejahteraan hingga terbitnya fajar; malam ketika kita dianjurkan memperbanyak do'a memohon ampunan.

Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita untuk berdo'a dengan:


"اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ"

"Ya, Allah. Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai maaf. Maka, maafkan aku."


Adakah malam ini malam yang dijanjikan itu? Hanya Allah Ta'ala yang tahu. Malam yang langitnya jernih, tiada awan gelap, sebagaimana malam yang kemarin. Lailatul qadar, kapankah ia datang? Inilah rahasia di antara rahasia-rahasia-Nya. Maka, ada yang mendapatkannya. Ada yang justru terlelap.

Kapankah lailatul qadar datang? Mari kita simak jawaban Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam ketika 'Ubadah bin Shamit radhiyallahu 'anhu bertanya:


"فِيْ رَمَضَانَ, فَالْتَمِسُوْهَا فِيْ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ, فإِنَّهَا فَيْ وِتْرٍ, فِيْ إِحْدَى وَعِشْرِيْنَ, أَوْ ثَلاَثٍ وَعِشْرِيْنَ, أَوْ خَمْسٍ وَعِشْرِيْنِ, أَوْ سَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ, أَوْ تِسْعٍ وَعِشْرِيْنَ, أَوْ فِيْ آخِرِ لَيْلَةٍ, >> فَمَنْ قَامَهَا ابْتِغَاءَهَا إِيْمَاناً وَاحْتِسَاباً ثُمَّ وُفِّقَتْ لَهُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ"

“Di bulan Ramadhan. Maka carilah ia pada sepuluh malam terakhir. Karena malam (Lailatul Qadar) itu (terjadi) pada malam-malam gasal, pada malam ke dua puluh satu, atau dua puluh tiga, atau dua puluh lima, atau dua puluh tujuh, atau dua puluh sembilan, atau pada akhir malam (bulan Ramadhan). Barangsiapa yang menghidupkan malam itu untuk mendapatkannya dengan penuh harapan (pada Allah) kemudian dia mendapatkannya, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu dan yang akan datang." (HR. Ahmad).


Siapakah yang mendapat ampunan seluruhnya? Yang puasanya sepenuh iman, menghidupkan malam sepenuh iman dan pengharapan kepada Allah Ta'ala. Adakah kita termasuk yang sungguh-sungguh berpuasa & menghidupkan malam sepenuh iman? Rasanya, diri ini masih amat jauh.... :'(

Kamis, 01 Agustus 2013

DUA WAKTU YANG BAIK DI BULAN RAMADHAN

Dua waktu yang baik di bulan Ramadhan, tapi sayangnya di Indonesia, dua waktu yang baik itu diisi dengan acara-acara televisi yang konyol, tidak mendidik, asal rame, tidak punya nilai ibadah, acara-acara sahur yang semakin tidak berkualitas. Acara-acara menjelang berbuka yang lebih banyak mengandung tawa yang berlebihan.
Dua waktu terbaik itu adalah:

1. PADA SAAT AKAN BERBUKA PUASA
 
“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika saat berbuka ada doa yang tidak ditolak”. (HR Ibnu Majah)
“Ada tiga orang yang doa mereka tidak ditolak oleh Allah : Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa ketika ia berbuka, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. at-Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dengan lafaz dari at-Tirmidzi)
Karenanya para ulama salaf sangat-sangat mengagungkan waktu penghujung hari (sore hari) karena ia menjadi penutup hari puasa.
Sesungguhnya orang cerdas, tentunya akan memanfaatkan waktu yang berharga ini untuk berdoa.

2. PADA SAAT SAHUR

"Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah)." (QS. Al-Dzariyat: 18)
Imam Mujahid dan lainnya mengatakan, "(di akhir-akhir malam) mereka mengerjakan shalat." Ulama lainnya mengatakan, "Mereka shalat malam dan menutupnya dengan istighfar sampai menjelang fajar." Ini sesuai dengan firman Allah Ta'ala: "Dan yang memohon ampun di waktu sahur." (QS. Ali Imran: 17) Kemudian Ibnu katsir berkata,
"Jika istighfar di dalam shalat maka itu lebih baik." Beliau berhujjah dengan hadits shahih,
"Sesungguhnya Allah turun setiap malam ke langit dunia saat seperti tiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: Adakah orang yang mau bertaubat sehingga Aku ampuni dia? Adakah orang yang beristighfar sehingga aku ampuni dia? Adakah orang yang meminta (kepada-Ku) sehingga aku beri permintaannya? Sehingga terbit fajar."
 
Semoga bermanfaat :)

Rabu, 24 Juli 2013

-=| ‘‘⑥ (enam) Adab Sebelum Tidur’’ |=-

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.

Adab islami sebelum tidur yang seharusnya tidak ditinggalkan oleh seorang muslim adalah sebagai berikut;

①. TIDURLAH DALAM KEADAAN BERWUDHU. ✔

Hal ini berdasarkan hadits Al Baro’ bin ‘Azib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu...!!!” (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

②. TIDUR BERBARING PADA SISI KANAN. ✔

Hal ini berdasarkan hadits di atas. Adapun manfaatnya sebagaimana disebutkan oleh Ibnul Qayyim;

“Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat malam...!!!”

“Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung...!!!”

“Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan (namun membuat seseorang semakin malas)...!!!”

(Zaadul Ma’ad, 1/321-322).

③. MENIUP KEDUA TELAPAK TANGAN. ✔

Meniup kedua telapak tangan sambil membaca surat Al Ikhlash (qul huwallahu ahad), surat Al Falaq (qul a’udzu bi robbil falaq), dan surat An Naas (qul a’udzu bi robbinnaas), masing² sekali. Setelah itu mengusap kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau.

Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali. Inilah yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana dikatakan oleh istrinya ‘Aisyah; Dari ‘Aisyah, beliau radhiyallahu ‘anha berkata;

كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali...!!!” (HR. Bukhari no. 5017)

Membaca Al Qur’an sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini lebih menenangkan hati dan pikiran daripada sekedar mendengarkan alunan musik.

④. MEMBACA AYAT KURSI SEBELUM TIDUR. ✔

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata;

وَكَّلَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ ، فَأَتَانِى آتٍ ، فَجَعَلَ يَحْثُو مِنَ الطَّعَامِ ، فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – . فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ ، وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – صَدَقَكَ وَهْوَ كَذُوبٌ ، ذَاكَ شَيْطَانٌ »

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menugaskan aku menjaga harta zakat Ramadhan kemudian ada orang yang datang mencuri makanan namun aku merebutnya kembali, lalu aku katakan; “Aku pasti akan mengadukan kamu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam...!!!”

Lalu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan suatu hadits berkenaan masalah ini. Selanjutnya orang yang datang kepadanya tadi berkata; “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi...!!!”

Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Benar apa yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu syetan...!!!”

(HR. Bukhari no. 3275)

⑤. MEMBACA DO’A SEBELUM TIDUR. ✔

Dari Hudzaifah, ia berkata;

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan; “Bismika allahumma amuutu wa ahyaa” (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup)...!!!’’

“Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan; “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali)...!!!” (HR. Bukhari no. 6324)

Masih ada beberapa dzikir sebelum tidur lainnya yang tidak kami sebutkan dalam tulisan kali ini. Silakan menelaahnya di buku Hisnul Muslim, Syaikh Sa’id bin Wahf Al Qohthoni.

⑥. SEBISA MUNGKIN MEMBIASAKAN TIDUR AWAL MALAM (tidak sering begadang) JIKA TIDAK ADA KEPENTINGAN YANG BERMANFAAT. ✔

Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata;

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol² setelahnya...!!!” (HR. Bukhari no. 568)

Ibnu Baththol menjelaskan;
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khottob sampai² pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan; “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap...?!?” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/278, Asy Syamilah)

Semoga besok pagi Kita masih diberikan Nikmat umur oleh Allah SWT, sehingga dapat Mensyukuri Nikmatnya dan Menggunakanya dijalan-Nya. Aamiin ya Rabb.

Wallahu Waliyyut Taufiq.

Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah, dan semoga  dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci. Aamiin. :)
 
sumbernya dari sini

Sabtu, 20 Juli 2013

Puisi Bagaimana Kalau oleh Taufiq Ismail

 

Bagaimana kalau dulu bukan khuldi yang dimakan Adam, tetapi buah alpukat

Bagaimana kalau bumi bukan bulat, tapi segi empat

Bagaimana kalau lagu Indonesia Raya kita rubah, dan kepada Koes Plus kita beri mandat

Bagaimana kalau ibukota Amerika Hanoi, dan ibukota Indonesia Monaco

Bagaimana kalau malam nanti jam sebelas, salju turun di Gunung Sahari

Bagaimana kalau bisa dibuktikan bahwa Ali Murtopo, Ali Sadikin dan Ali Wardhana ternyata pengarang-pengarang lagu pop

Bagaimana kalau hutang-hutang Indonesia dibayar dengan pementasan Rendra

Bagaimana kalau segala yang kita angankan terjadi, dan segala yang terjadi pernah kita rancangkan

Bagaimana kalau akustik dunia jadi demikian sempurnanya sehingga di kamar tidur kau sampai deru bom Vietnam, gemersik sejuta kaki pengungsi, gemuruh banjir dan gempa bumi serta suara-suara percintaan anak muda, juga bunyi industri presisi dan margasatwa Afrika

Bagaimana kalau pemerintah diizinkan protes dan rakyat kecil mempertimbangkan protes itu

Bagaimana kalau kesenian dihentikan saja sampai di sini dan kita pelihara ternak sebagai pengganti

Bagaimana kalau sampai waktunya kita tidak perlu bertanya bagaimana lagi.

1971


untuk puisi-puisi yang lain karya Taufiq Ismail, silahkan baca di sini


Jumat, 14 Juni 2013

Anjuran di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan akan datang beberapa hari lagi. Bulan yang istimewa, bulan seribu bulan, bulan penuh rahmat dan barokah, bulan penuh ampunan yang ditunggu oleh umat Islam. Bulan yang terdapat kesempatan besar untuk meraih pahala sebanyak mungkin dan mendapat ampunan atas dosa-dosa yang pernah kita perbuat dengan memperbanyak ibadah atau amalan sunah, tentu tanpa meninggalkan yang wajib.

Puasa adalah ibadah yang dilaksanakan dengan jalan meninggalkan segala yang menyebabkan batalnya puasa seperti makan dan minum serta hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Dengan menahan lapar dan dahaga, kita merasakan bagaimana penderitaan orang-orang yang hanya mampu makan satu kali sehari, misalnya. Dengan puasa juga kita dilatih untuk bersabar menahan hawa nafsu.
Agar puasa kita bisa lebih berkualitas, alangkah lebih baik jika disertai dengan niat ikhlas karena Allah dan dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Makan sahur dan mengakhirkannya

Makan sahur bisa dilakukan mulai dari pertengahan malam sehingga sebelum waktu subuh menjelang. Adapun yang dianjurkan dalam makan sahur ini adalah hendaklah kita mengakhirkan waktunya sehingga sebelum waktu subuh menjelang. Hikmah yang bisa kita ambil dari makan sahur adalah untuk menjaga stamina selama berpuasa, jadi waktu yang sangat sesuai adalah di akhirkan. Usahakan untuk sahur walaupun hanya se teguk air. Dan bagi yang memiliki kesibukan dan susah untuk bangun sahur bisa mempercepat sahur pada tengah malam  agar ke esokan harinya kita tetap kuat dalam mejalankan ibadah puasa.
Rasulullah Bersabda :
“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Zar Al-Ghifari ra. dengan riwayat marfu`, ”Umatku masih dalam kebaikan selama mendahulukan buka puasa dan mengakhirkan sahur.”(HR Ahmad: 1/547)
Dari Abi Said al-Khudri RA : “ Sahur itu barakah maka jangan tinggalkan meski hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya … dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur. (HR Ahmad: 3:12)

Sabtu, 08 Juni 2013

Surah Al-Ikhlās dan Al-Mu’awwidzatain

InsyaAllah para pembaca sudah tidak asing dengan yang namanya surah al-Ikhlās, 'kan? Surah ini termasuk surah-surah pendek yang termasuk dalam juz 30 atau sering disebut juz ‘Amma. Surah ini juga sering dibaca dalam bacaan sholat setelah membaca surah al-Fatihah pada roka’at pertama dan kedua. Sama halnya dengan surah al-Ikhlās, al-Mu’awwidzatain ini adalah sebutan dari surah al-Falaq dan an-Nās. Surah al-Falaq terletak setelah surah al-Ikhlās. Sedangkan surah an-Nās terletak setelah surah al-Falaq dan merupakan surah terakhir urutannya di dalam al-Quran.
Yuk, kita kenalan dengan surah al-Ikhlās dan al-Mu’awwidzatain...

A.    Surah Al-Ikhlās
Surah al-Ikhlās merupakan surah ke-112 di dalam al-Quran yang terdiri atas 4 ayat. Surah ini termasuk surah Makkiyyah. Keutamaan surah al-Ikhlas diantaranya adalah:
  1. Allah Swt. menyukai orang yang membacanya
  2. Membacanya sepuluh kali, maka Allah Swt. membuatkan istana di surga
  3. Membaca surah al-Ikhlās sebanding dengan membaca sepertiga al-Quran

B.    Al-Mu’awwidzatain
Al-Mu’awwidzatain artinya adalah 2 surah yang melindungi; terdiri atas surah al-Falaq yang merupakan surah ke-113 terdiri dari 5 ayat dan surah an-Nās yang merupakan surah ke-114 terdiri atas 6 ayat. Kedua surah ini termasuk surah Makkiyyah. Rasulullah Saw. mencontohkan beberapa perbuatan untuk mendapatkan fadhilah al-Mu’awwidzatain, diantaranya:
  1. Al-Mu’awwidzatain adalah sebaik-baik surah untuk mendapatkan perlindungan Allah Swt. dari kejahatan jin dan manusia
  2. Membaca Al-Mu’awwidzatain ketika akan tidur dan bangun tidur
  3. Membacakan surah al-Ikhlās dan al-Mu’awwidzatain kepada orang sakit

Sekian postingan tentang  surah al-Ikhlās dan al-Mu’awwidzatain kali ini.

Semoga bermanfaat :)


Sumber: Majmū’ Syarīf Kāmil

Minggu, 12 Mei 2013

Adab Bertamu

Agar kehidupan kita dalam hal kunjung mengunjungi berdampak positif, maka sebaiknya memperhatikan bagaimana Islam memberikan tuntunan akan hal ini. Dalam hal bertamu, sebelum memasuki rumah seseorang, hendaklah yang bertamu terlebih dahulu meminta izin dan mengucapkan salam kepada penghuni rumah.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat”. ( An Nuur: 27)

Dengan demikian apabila tamu melihat salah seorang penghuni rumah, maka hendaknya ia mengucapkan salam terlebih dahulu. Namun jika tidak melihat penghuni rumah, ia meminta izin terlebih dahulu, dengan kata-kata ataupun ketukan ataupun cara-cara yang dikenal oleh masyarakat setempat.
Meminta izin dituntunkan tidak lebih dari tiga kali, sehingga apabila tidak ada jawaban maka tamu seyogyanya meninggalkannya. Jika diperhatikan maka sesungguhnya izin atau ketukan yang pertama itu sebagai pemberitahuan kepada penghuni rumah akan kedatangan tamu. Ketukan kedua memberi kesempatan kepada penghuni rumah/tuan rumah untuk bersiap-siap akan segala sesuatunya, mungkin mengenai penampilan dirinya, meja dan kursinya dan sebagainya. Sedangkan ketukan ketiga diharapkan tuan rumah sudah berjalan menuju pintu. Berilah jarak waktu yang cukup antara izin/ketukan yang satu ke berikutnya.

Oleh karenanya jika ketukan ketiga tetaplah tidak ada reaksi apapun, ada kemungkinan tidak ada orang di dalam rumah atau penghuni rumah tidak siap/tidak bersedia menerima tamu pada saat tersebut. Sering tidak disadari oleh tamu bahwa tidak setiap bertamu itu harus ditemui. Biasanya si tamu malah semakin mengeraskan suara dan  ketukan keras di pintu berkali-kali, mengetuk pintu atau jendela sebelahnya, seolah memaksa penghuni rumah untuk keluar.  Padahal bisa jadi banyak alasan yang membuat penghuni rumah tidak memungkinkan untuk menemuinya, mungkin sedang memulai shalat, mungkin sedang dalam keadaan kejiwaan yang galau, sedang dalam perbincangan keluarga yang serius, dan sebagainya sehingga mempengaruhi raut muka dan penampilannya yang tidak menginginkan dirinya dilihat orang lain dalam keadaan tersebut, hal ini dikhawatirkan akan muncul fitnah.
Jadi tidaklah baik memasuki rumah tanpa izin, sebab bisa membuat penghuni rumah terganggu atau tidak berkenan. Bahkan lebih buruk lagi jika si tamu menceritakan keadaan rumah tangga tersebut kepada banyak orang.  Perilaku memasuki rumah orang lain tanpa izin penghuninya bisa berdampak negatif terhadap tamu itu sendiri, karena dinilai tidak berakhlaq. Itulah hikmah yang wajib diperhatikan.

“Jika seseorang di antara kalian telah meminta izin tiga kali, lalu tidak diizinkan, maka hendaklah ia kembali”. (HR Bukhari dan Muslim)

Jika si tamu tidak memaksakan kehendaknya, maka hal itu lebih bersih dan lebih baik bagi tamu untuk menjaga nama baik dan kehormatannya.

“Jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (An Nuur: 28)

Dalam bertamu sebaiknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
  • Jangan bertamu di sembarang waktu, perhatikan waktu-waktu yang diperkirakan tidak mengganggu aktivitas dan privasi orang lain.
  • Bertamu tidak terlalu lama yang memungkinkan tuan rumah kehilangan hak-haknya.
  • Tidak melakukan kegiatan yang sekiranya mengganggu perasaan tuan rumah, seperti menanyakan harga-harga perabot rumah tangganya, memasuki ruangan pribadi tanpa izinnya, menggunakan fasilitas atau perangkat yang ada dalam rumah tanpa izinnya.
  • Menghormati jamuan atau suguhan. Jika kita bertamu dan sedang menjalankan puasa (shaum) sunah, lihatlah situasi dan kondisinya, pilihlah dengan pilihan yang terbaik apakah kita akan meneruskan puasa ataukah menikmati hidangan tuan rumah. Rasulullah saw pernah menganjurkan kepada orang yang berpuasa sunah untuk membuka puasanya di saat bertamu.[1]
  • Berpamitan dengan ma’ruf, yaitu dengan cara yang baik sebagaimana dikenal oleh masyarakat setempat
Pembahasan ini tentu saja  dalam konteks atau keadaan umum alias normal, adapun dalam situasi darurat seperti berkaitan dengan kriminal, kemaksiyatan atau musibah, tentulah berbeda kaidahnya.

[1] Dari Abi Sa’id Al-Khudri RA, ia berkata: “Aku memasakkan makanan untuk Rasulullah SAW , maka beliau datang bersama para sahabatnya. Ketika makanan telah dihidangkan, salah seorang di antara mereka berkata: “Aku sedang shaum” Maka Rasulullah SAW berkata: “Saudaramu telah mengundangmu dan ia telah bersusah payah untukmu, makanlah hari ini, kemudian jika kamu mau, shaumlah di hari lain sebagai penggantinya” (HR. Al-Baihaqi)


saya baca di sini