Sabtu, 04 Januari 2014

Pedih by Last Child

Bukan bermaksud memposting sesuatu yang "galau" di awal 2014 ini.
Hanya ada beberapa hal yang mengingatkan pada masa lalu.
Yah, anggap saja nostalgia. Liat "spion" sebentar.
Setelah itu kembali tegar untuk menjalani masa depan.
Semangat. :)

Jadi pengen nyanyi lagu Pedih-nya Last Child deh.
Galaunya berakhir begitu lagunya selesai. Oke?
Galaunya sebentar aja. Janji ya??? :)

Engkau yang sedang patah hati 
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti 
Racun yang membunuhmu secara perlahan

Engkau yang saat ini pilu 
Betapa menanggung beban kepedihan 
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu 
Yang menusuk relung hati yang paling dalam

Hanya diri sendiri 
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti 
Di sini ku temani kau dalam tangismu 
Bila air mata dapat cairkan hati 
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu 
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti 

Anggaplah semua ini 
Satu langkah dewasakan diri 
Dan tak terpungkiri 
Juga bagi...

Engkau yang hatinya terluka 
Di peluk nestapa tersapu derita 
Seiring saat keringnya air mata 
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya
Hanya diri sendiri 
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti 
Di sini ku temani kau dalam tangismu 
Bila air mata dapat cairkan hati 
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu 
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti 

Anggaplah semua ini 
Satu langkah dewasakan diri 
Dan tak terpungkiri 
Juga bagi...

Hanya diri sendiri 
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti 
Di sini ku temani kau dalam tangismu 
Bila air mata dapat cairkan hati 
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu 
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti


Anggaplah semua ini 
Satu langkah dewasakan diri 
Dan tak terpungkiriJuga bagi...

Engkau yang sedang patah hati...

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar